Yayasan Danamon Peduli Kembali Kunjungi Sragen

Sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu Bank terkemuka di Indonesia, Yayasan Danamon Peduli (YDP) selama ini lebih dikenal dengan program Danamon Go Green dimana YDP bekerja sama dengan 31 pemerintah Kota/Kabupaten di Indonesia mengkonversi sampah organik yang berasal dari pasar tradisional menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Program ini bahkan menjadi finalis dalam ajang BBC World Challenge tahun 2009. Unit Pengolahan Sampah Pasar Bunder yang diresmikan pada tanggal 10 April 2008 dan dikelola oleh Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Kab. Sragen adalah bukti nyata kerjasama antara Pemkab Sragen dengan Yayasan Danamon Peduli.

Pada hari Senin dan Selasa (21-22 Juni 2010) rombongan Yayasan Danamon Peduli yang dipimpin langsung oleh Bonaria Siahaan selaku Direktur Eksekutif berkunjung ke Sragen. Dalam kunjungan yang berlangsung selama 2 hari itu rombongan Yayasan Danamon Peduli meninjau langsung kondisi Pasar Bunder dan Unit Pengolahan Sampah Pasar Bunder serta mengadakan rapat koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dengan keberadaan Pasar Bunder sebagai Pasar Sehat Percontohan Nasional seperti dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Pengelola Pasar dan perwakilan dari paguyuban pedagang Pasar Bunder.

Bonaria Siahaan selaku Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli mengatakan bahwa kunjungannya ke Sragen dalam rangka memperkenalkan program baru dari YDP yaitu “Pasar Sejahtera”. Sejahtera adalah singkatan dari Bersih, Hijau, Sehat dan Terawat. Program Pasar Sejahtera ini adalah dukungan YDP atas program terpadu dari Pemerintah Daerah tentang Pasar Sehat. Bentuk dukungan itu nantinya dapat diwujudkan dalam beberapa aspek yaitu aspek fisik misalnya dengan perbaikan sarana dan prasarana pasar, kegiatan bersih-bersih pasar bersama secara berkala dan sebagainya. Sedangkan aspek non fisik dilakukan dengan mendukung perubahan perilaku komunitas pasar ke arah yang lebih baik misalnya dengan mengadakan workshop, pelatihan dan lain-lain.

Bonaria menambahkan bahwa untuk tahap awal Program Pasar Sejahtera dari Yayasan Danamon Peduli ini akan difokuskan di 5 pasar dari 5 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Sragen, Kota Pekalongan, Kota Payakumbuh, Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo. Kabupaten Sragen dipilih karena selain di Pasar Bunder sudah ada Unit Pengolahan Sampah yang bekerjasama dengan YDP juga karena Pasar Bunder juga termasuk Pasar Sehat Percontohan Nasional dari Departemen Kesehatan.

Heru Martono, Kabid Pengelola Pasar DP2D menyambut dengan baik kedatangan rombongan YDP dan juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian YDP dalam membantu mewujudkan Pasar Sehat di Kabupaten Sragen. Heru Martono mengatakan bahwa untuk mewujudkan Pasar Sehat dibutuhkan kerjakeras tidak hanya dari Pengelola Pasar tapi juga dari kerjasama dan partisipasi aktif dari stakeholder yang terkait seperti dari pedagang, pengunjung pasar, pekerja pasar dan juga dari swasta seperti apa yang telah dilakukan oleh Yayasan Danamon Peduli.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: