Dinas Pengelola Pasar Kotamadya Magelang Kunjungi Pasar Bunder dan UPS Pasar Bunder

Pasar tradisional identik dengan kondisi yang becek, kumuh dan semrawut yang mengakibatkan konsumen semakin enggan berbelanja di pasar tradisional. Kondisi tersebut disinyalir sebagai penyebab utama turunnya pertumbuhan pasar tradisional di bandingkan pasar modern. Untuk mengubah kondisi tersebut Pemkab Sragen melalui Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) secara bertahap sejak tahun 2006 sampai 2009 melakukan revitalisasi Pasar Bunder sebagai pasar tradisional terbesar di Kabupaten Sragen. Revitalisasi dilakukan dengan membangun pasar dengan bangunan permanen yang representative baik bagi pedagang maupun bagi pengunjung pasar. Selain itu Pasar Bunder sudah dilengkapi beberapa fasilitas umum yang memadai berupa kamar mandi/WC, mushola, Klinik Kesehatan, tempat parkir dan juga pengelolaan sampah pasar melalui Unit Pengolahan Sampah Pasar Bunder yang berfungsi mengolah sampah organik dari Pasar Bunder menjadi kompos. Pasar Bunder juga dilengkapi hanggar daging yang dikhususkan bagi pedagang daging dan dagangan yang mempunyai tingkat kebasahan tinggi sehingga grouping/zoning dagangan secara bertahap dapat dilakukan. Selain itu manajemen pengelolaan pasar juga sudah tertata dengan baik dan untuk kegiatan pelaporan dan administrasi juga sudah dilengkapi online system dengan internet. Dengan segala sarana dan prasarana tersebut tak heran saat ini Pasar Bunder dijadikan salah satu Percontohan Pasar Sehat Tingkat Nasional.
Fakta tersebut mengundang banyak pihak untuk datang ke Sragen untuk melihat secara langsung pengelolaan Pasar Bunder. Salah satunya adalah dari Dinas Pengelola Pasar KDPP) Kotamadya Magelang. yang berkunjung pada hari Kamis (20/5) dan dipimpin langsung oleh Drs. RM. Devananda, MM selaku Kepala Dinas beserta Aeny Setyowati selaku Sekretaris Dinas dan didampingi oleh beberapa orang staf. Bertempat di Kantor Pengelola Pasar Bunder, rombongan diterima langsung oleh Santoso, SE selaku Kepala UPT DP2D Kecamatan Sragen Kota dan Mulyanto, Ymt Kepala Pasar Bunder

Drs. RM. Devananda, MM mengatakan bahwa kedatangannya ke Pasar Bunder selain untuk melihat dari dekat Pasar Bunder juga untuk melakukan study banding mengenai pengelolaan pasar dan juga pengelolaan sampahnya. Ia menambahkan bahwa di Kota Magelang tepatnya di Pasar Rejowinangun akan segera di bangun unit pengolahan sampah terpadu, untuk itu sebelum rencana tersebut direalisasikan perlu dilakukan kajian-kajian salah satunya dengan belajar di Unit Pengolahan Sampah Pasar Bunder yang telah terlebih dahulu beroperasi.

Setelah beramah-tamah sejenak kemudian sesuai maksud dan tujuannya, rombongan dari Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kotamadya Magelang melanjutkan acara dengan melihat dari dekat sarana prasarana yang ada di Pasar Bunder, dilanjutkan dengan berkunjung ke Unit Pengolahan Sampah Pasar Bunder untuk melihat secara langsung proses produksinya. Selain itu rombongan juga berkunjung ke hanggar khusus daging yang baru selesai dibangun yang terletak di sebelah selatan Pasar Bunder.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: